Dukun tapi Isami boss.. :)v

Pendahuluan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

           Segala puji hanya untuk Allah semata. Atas barakah dan rahmat Allah telah berhasil menyelesaikan makalah ini. Makalah ini merupakan bentuk relaisasi saya terhadap opini tentang eksistensi Allah.

Menurut saya permasalah zaman selarang mulai semakin kompleks dan berkembangnya ilmu pengetahuan malah mengurangi rasa eksistensi Allah pada diri umat muslim saat ini. Saya mengangkat permasalahan tentang pembuktian penciptaan langit dan bumi untuk membuktikan bahwa keberadaan Allah itu nyata.

Dengan pembuktian itu maka kita dapat sadar bahwa Allah itu ada dan di tambah dengan bukti-bukti lainnya lagi. Dari sudut pandang al Quran yang mampu menjadi sumber pemikiran paling benar. Dan buknkah al Quran adalah pedoman hidup umat manusia? Kalau trus di dalami al Quran menceritakan segala hal yang belum kita ketahui tetapi sudah di ketahui Allah dan akan terjadi.

Hal ini sangat menarik dan kita dapat mengambil kesimpulan-kesimpulan sendiri karena di makalah ini terdiri atas opini dan argumentasi. Maka kesimpulanya ada pada opini pembaca sendiri.

Saya merasa makalah ini masih kurang sempurna maka maafkan saya jika ada salah kata atau perkataan saya yang kurang berkenan di hati para pembaca.

  

Billahit taufiq wal inayah-Nashrun minallahi wafathun qariib.

Wassalamu’alikum warahmatullahi wabarakatuh

Permasalahan

Permasalahan yang di hadapi umat muslim saat ini adalah rasa kurang percayanya eksistensi kepada Allah. Tiada benda yang hadir dengan sendirinya, pastilah memiliki pencipta oleh karena itu untuk meyakinkan orang-orang yang tidak yakin akan ke-esaan Allah dan eksistensinya maka membutuhkan bukti yang mampu menguatkan kembali keimanan mereka yang mulai pudar melalui pembuktian pada al Quran.

Pembahasan

#cari sendiri ya ayat in arabic font… hehehe #

“Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar dari pada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui.”(Qs. Al Mukmin ayat 57)

Allah SWT menciptakan manusia dalam cara yang menakjubkan dan bermacam-macam sistem dari tubuh manusia bekerja dalam harmoni yang indah antara satu dengan yang lainya. Sesungguhnya, tubuh manusia adalah bentuk mini dari alam semesta dan komleksitas keseluruhanya berada di luar jangkauan kita.

6.  Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun ?

7.  Dan kami hamparkan bumi itu dan kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata,

8.  Untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).

9.  Dan kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam,

10.  Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun- susun,

11.  Untuk menjadi rezki bagi hamba-hamba (Kami), dan kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). seperti Itulah terjadinya kebangkitan.(Qs. Qaaf ayat 6-11)

Juga di dalam Yasin 33-40

33.  Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. kami hidupkan bumi itu dan kami keluarkan dari padanya biji-bijian, Maka daripadanya mereka makan.

34.  Dan kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan kami pancarkan padanya beberapa mata air,

35.  Supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

36.  Maha Suci Tuhan yang Telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

37.  Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; kami tanggalkan siang dari malam itu, Maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.

38.  Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

39.  Dan Telah kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (Setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua[1267].

40.  Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

[1267]  Maksudnya: bulan-bulan itu pada Awal bulan, kecil berbentuk sabit, Kemudian sesudah menempati manzilah-manzilah, dia menjadi purnama, Kemudian pada manzilah terakhir kelihatan seperti tandan kering yang melengkung.

Siapa lagi yang sanggup menciptakan sistem yang menyamai sistem ciptaan Allah SWT, Luqman 10-11

t,n=yz ÏNºuq»yJ¡¡9$# ΎötóÎ/ 7‰uHxå $pktX÷rts? ( 4’s+ø9r&ur ’Îû ÇÚö‘F{$# zÓśºuru‘ br& y‰‹ÏJs? öNä3Î/ £]t/ur $pkŽÏù `ÏB Èe@ä. 7p­/!#yŠ 4 $uZø9t“Rr&ur z`ÏB Ïä!$yJ¡¡9$# [ä!$tB $oY÷Gu;/Rr’sù $pkŽÏù `ÏB Èe@à2 8l÷ry— AOƒÍx. ÇÊÉÈ

#x‹»yd ß,ù=yz «!$# †ÎTrâ‘r’sù #sŒ$tB t,n=y{ tûïÏ%©!$# `ÏB ¾ÏmÏRrߊ 4 È@t/ tbqßJÎ=»©à9$# ’Îû 9@»n=|Ê &ûüÎ7•B ÇÊÊÈ

10.  Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. dan kami turunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

11.  Inilah ciptaan Allah, Maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang Telah diciptakan oleh sembahan-sembahan(mu) selain Allah. Sebenarnya orang- orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.

Sebenarnya masih banyak lagi ayat-ayat yang mendukung tentang penciptaan langit dan bumi.

Kesimpulan

Ayat al Quran tersebut di atas, bagaimanapun, menyadarkan saya bahwa penciptaan langit dan bumi lebih besar dari pada penciptaan manusia. Kita harus lebih menfokuskan diri pada ayat (bukti) dari Allah SWT di alam semesta ini. Bukti-bukti ini adalah tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang terjadi tepat di depan kita setiap hari dan setiap malam. Akan tetapi, kita melihat hal-hal ini dengan tanpa peduli dan sembrono walaupun terdapat sangat banyak petunjuk serta ilham bagi kita di dalam bukti-bukti ini.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

Ahmad, Imtaz. Peringatan Kepada Ulul Albab. Jakarta. 2000

About these ads